Dalam beberapa tahun terakhir, isu mikroplastik semakin disorot sebagai ancaman serius terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Salah satu topik yang memicu perdebatan adalah kemungkinan pelepasan mikroplastik dari pipa PVC (Polyvinyl Chloride) yang telah berusia lama.
Banyak orang khawatir bahwa pipa air yang sudah menua bisa mengkontaminasi air minum. Namun, apakah kekhawatiran ini benar adanya, atau hanya sebatas mitos yang beredar?
Apa Itu Mikroplastik?
Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran kurang dari 5 milimeter. Partikel ini dapat berasal dari produk plastik yang terdegradasi seiring waktu.
Dalam konteks distribusi air minum, sumber mikroplastik dapat berasal dari lingkungan, bahan kemasan, hingga sistem perpipaan.
Pipa PVC dan Potensi Degradasinya
PVC merupakan bahan pipa yang populer karena harganya yang ekonomis, tahan korosi, dan mudah dipasang. Namun, seiring waktu, paparan panas matahari, tekanan air, atau bahan kimia tertentu dapat menyebabkan struktur PVC melemah.
Dalam kondisi ekstrem, degradasi PVC dapat memunculkan serpihan kecil. Pertanyaannya: apakah serpihan tersebut dapat berubah menjadi mikroplastik yang mencemari air?
Mitos vs Fakta: Apakah Pipa PVC Lama Benar-Benar Menghasilkan Mikroplastik?
1. Fakta: PVC dapat terdegradasi secara fisik
Pipa PVC yang sudah terlalu tua (lebih dari 25–40 tahun) dapat mengalami retak rambut atau abrasi. Namun, pelepasan partikel biasanya sangat minim dan tidak selalu berupa mikroplastik.
2. Mitos: Semua pipa PVC otomatis melepaskan mikroplastik
Tidak semua pipa PVC mengalami degradasi signifikan. Faktor lingkungan, kualitas material, dan cara pemasangan sangat memengaruhi tingkat kerusakan.
3. Fakta: Mikroplastik dalam air lebih banyak berasal dari sumber lain
Studi menunjukkan bahwa sebagian besar mikroplastik dalam air minum berasal dari:
- polusi lingkungan,
- sistem distribusi yang bocor,
- bahan kemasan plastik,
- air baku yang sudah tercemar sebelum masuk ke pipa.
4. Fakta: Pipa PVC yang terawat dan berstandar SNI relatif aman
Pipa PVC modern telah dibuat dengan komposisi stabilizer yang lebih aman dan lebih tahan terhadap degradasi. Risiko pelepasan mikroplastik bisa dikatakan sangat rendah.
5. Mitos: Pipa PVC lebih berbahaya daripada pipa jenis lain
Pipa baja, HDPE, atau PPR pun bisa mengalami degradasi atau korosi. Tidak ada sistem pipa yang 100% bebas risiko, namun PVC tetap aman selama digunakan sesuai standar umur pakainya.
Risiko yang Mungkin Terjadi
Meskipun risikonya kecil, mikroplastik tetap dapat muncul jika:
- pipa sangat tua dan retak,
- tekanan air sangat tinggi,
- terjadi gesekan internal berkepanjangan,
- pipa terkena panas langsung dalam jangka panjang.
Namun, kasus pelepasan mikroplastik dari pipa PVC jarang terjadi pada sistem yang terpelihara dengan baik.
Cara Mencegah Risiko Mikroplastik dari Pipa PVC
- Ganti pipa yang sudah berumur lebih dari 25–30 tahun
- Gunakan pipa berstandar SNI atau internasional
- Hindari paparan panas berlebih pada pipa
- Lakukan inspeksi rutin terhadap jaringan pipa
- Gunakan filter rumah tangga jika diperlukan







