Pipa ASTM merupakan salah satu jenis pipa baja karbon yang diproduksi sesuai standar dari ASTM International (American Society for Testing and Materials), lembaga global yang menetapkan pedoman teknis untuk berbagai produk industri, termasuk perpipaan.
Di Indonesia, Bakrie Pipe Industries adalah salah satu produsen lokal yang mampu memproduksi pipa ASTM A53 menggunakan metode pengelasan ERW.
Jenis-Jenis Pipa ASTM A53
Standar ASTM A53 mencakup tiga jenis pipa berdasarkan metode pembuatannya:
– Tipe F: Dibuat dengan metode Furnace Butt-Weld atau Continuous Weld, tersedia hanya dalam grade A.
– Tipe E: Diproduksi melalui metode Electric Resistance Weld (ERW).
– Tipe S: Merupakan pipa seamless atau tanpa sambungan.
Masing-masing tipe tersedia dalam dua grade, yaitu A dan B, dengan grade B memiliki kekuatan tarik yang lebih tinggi dibanding grade A.
Proses Produksi Pipa ASTM A53
Bakrie Pipe Industries memproduksi tipe E, yaitu pipa yang dibuat dari bahan baja karbon berbentuk *hot rolled coil*. Proses pengelasannya menggunakan metode ERW, di mana arus listrik dialirkan ke kedua sisi baja yang telah dibentuk menjadi silinder. Panas dari arus listrik akan melelehkan bagian tepi sehingga menyatu tanpa tambahan bahan las.
Ukuran dan Aplikasi
Pipa ASTM A53 dari BPI tersedia dalam diameter nominal antara 1/2 inci hingga 24 inci, dan ketebalan dinding pipa mulai dari 2,77 mm hingga 15,88 mm. Ketebalan ini dikelompokkan dalam kategori Schedule, seperti:
– Standard (STD): SCH 10, 20, 30, 40, 60
– Extra Strong (XS): SCH 30, 40, 60, 80
Secara umum, semakin kecil nomor schedule, semakin tipis dinding pipanya.
Penggunaan Pipa ASTM A53
Karena daya tahan dan fleksibilitasnya, pipa ASTM A53 digunakan untuk berbagai keperluan, seperti:
– Sistem perpipaan air dan gas
– Jalur udara bertekanan rendah
– Aplikasi struktural dalam konstruksi
– Komponen mekanis dalam permesinan dan industri manufaktur lainnya







