Dalam dunia industri, pemilihan material pipa sangat memengaruhi kualitas dan keamanan proses produksi. Terutama di sektor makanan, kimia, dan farmasi—di mana higienitas, ketahanan terhadap bahan kimia, serta daya tahan menjadi syarat utama.
Berikut ulasan lengkap mengenai material pipa yang umum digunakan di ketiga industri tersebut.
1. Pipa untuk Industri Makanan
Industri makanan memerlukan sistem perpipaan yang higienis, tahan korosi, dan mudah dibersihkan. Oleh karena itu, jenis pipa yang sering digunakan adalah:
- Stainless Steel 304/316
Dikenal karena ketahanan korosi dan kemudahan dalam pembersihan. Cocok untuk saluran air bersih, susu, minuman, dan produk cair lainnya. - PPR (Polypropylene Random Copolymer)
Non-toksik, tahan panas, dan tidak bereaksi terhadap cairan makanan. Ideal untuk sistem air panas atau dingin dalam industri pangan. - HDPE (High-Density Polyethylene)
Tahan terhadap bahan kimia ringan dan tidak mudah retak. Banyak digunakan untuk pengaliran air minum atau limbah makanan.
2. Pipa untuk Industri Kimia
Industri kimia menuntut pipa yang mampu menahan zat-zat agresif dan suhu ekstrem. Material yang umum digunakan:
- PVC (Polyvinyl Chloride)
Tahan terhadap asam dan basa ringan. Cocok untuk sistem drainase atau saluran bahan kimia non-korosif. - CPVC (Chlorinated PVC)
Memiliki ketahanan suhu lebih tinggi dari PVC biasa. Digunakan untuk cairan kimia panas. - PTFE (Polytetrafluoroethylene)
Sangat tahan terhadap bahan kimia agresif dan suhu ekstrem. Sering digunakan untuk pipa reaktor atau laboratorium.
3. Pipa untuk Industri Farmasi
Industri farmasi memerlukan standar sanitasi dan sterilitas yang tinggi. Material pipa yang direkomendasikan:
- Stainless Steel 316L
Versi low-carbon dari SS316, memiliki ketahanan korosi unggul dan tidak meninggalkan partikel logam. Digunakan dalam sistem air ultra-murni dan injeksi (WFI). - PFA dan PVDF (Fluoropolimer)
Tahan terhadap bahan kimia keras dan sangat higienis. Ideal untuk lingkungan aseptik. - Borosilicate Glass
Digunakan dalam jalur observasi atau proses yang memerlukan ketahanan terhadap suhu tinggi dan transparansi.
Kesimpulan
Memilih material pipa yang tepat sangat penting untuk menjamin efisiensi, keamanan, dan kepatuhan standar industri. Stainless steel cocok untuk lingkungan higienis, sementara fluoropolimer dan plastik teknis unggul dalam ketahanan kimia.
Evaluasi kebutuhan proses dan lingkungan akan membantu menentukan material terbaik untuk instalasi Anda.







