Pipa besi sering menjadi pilihan utama dalam konstruksi karena kekuatannya. Namun, salah satu tantangan terbesar adalah masalah karat yang bisa mempercepat kerusakan.
Untungnya, ada beberapa langkah perawatan yang bisa Anda lakukan agar pipa besi tetap awet dan tidak mudah berkarat.
1. Beri Lapisan Pelindung
Melindungi permukaan pipa dengan pelapis logam atau non-logam adalah langkah penting. Lapisan ini bisa berupa nikel, tembaga, atau timah.
Yang berfungsi sebagai penghalang antara besi dan udara lembap. Lapisan ini membantu memperlambat proses oksidasi yang menyebabkan karat.
2. Simpan di Tempat Sejuk dan Kering
Jangan biarkan pipa besi terkena sinar matahari langsung atau lingkungan yang lembap. Jika memungkinkan, simpan di dalam ruangan ber-AC atau tempat bersuhu stabil. Lingkungan panas dan lembap bisa mempercepat terbentuknya karat.
3. Pilih Produk Berkualitas
Menggunakan pipa dengan standar mutu tinggi seperti yang memiliki sertifikat SNI akan memberikan perlindungan lebih baik terhadap korosi. Harga mungkin sedikit lebih mahal, tetapi daya tahannya sepadan dengan biaya yang Anda keluarkan.
4. Hindari Paparan Zat Asam
Bahan kimia seperti pembersih lantai berbasis asam dapat merusak lapisan pelindung pada pipa. Pastikan Anda menjauhkan cairan semacam itu dari pipa besi, terutama jika belum dilapisi anti karat.
5. Jauhkan dari Air Semen
Meskipun sudah diberi pelapis anti karat, air semen bisa menimbulkan kerusakan permanen jika mengenai pipa besi. Air semen bersifat korosif dan bisa mengikis pelapis pelindung, yang akhirnya menyebabkan pipa menjadi rapuh dan mudah rusak.
6. Gunakan Campuran Logam
Besi yang dicampur dengan unsur logam lain, seperti kromium, akan lebih tahan terhadap karat. Salah satu contohnya adalah stainless steel, yang dikenal tahan terhadap korosi karena mengandung kromium sekitar 12% dan karbon rendah.
7. Terapkan Proses Elektroplating
Elektroplating merupakan proses pelapisan logam menggunakan aliran listrik. Metode ini kerap digunakan untuk melapisi permukaan besi dengan logam tahan karat seperti timah.
Penerapan teknik ini efektif untuk produk yang membutuhkan daya tahan tinggi terhadap korosi, seperti kaleng makanan.







